Aku berusaha untuk bisa mengapaimu
Tapi caranya hanya dengan cucuran darah
Tanpa henti
Mungkin ini mengerikan bagi yang mendengarnya
Tapi ini sebuah cinta yang tak bisa ku buang
Mungkin kita akan bahagia di dunia selain dunia nyata
Aku bahagia dengan mu, bersamamu walau hanya mimpi
Pada liburan musim panas tiba, lucy pergi ke sebuah Negara yang lucy impikan. lucy gak percaya bakal bisa ke sana. Tujuan pertama lucy kesana untuk bisa bertemu dengan orang yang lucy kagumi . awal lucy mencintainya dari sebuah lagu “jibun no hana = bunga jiwa” . gak tau benar apa salah artinya. Hahaha. 10 jam kemudian lucy mendarat di air port Negara yang sungguh lucy rindukan. Sehabis pulang lucy langsung menuju rumah orang yang lucy kagumi tersebut. Setelah sesampai rumah tersebut. lucy mengedor-gedor pintu *kito* . kita sebut aja nama nya KITO.
“kito,kito” lucy memanggil kito dengan suara keras dan lucy di temani kado dan bunga di tangan lucy.
“maaf nona, kitonya belum pulang, mungkin jam 5 subuh baru pulang. Sedangkan ini baru jam 9 malam?, sebaiknya nona pulang aja dulu”
Tapi lucy bersikeras buat nunggu kito sampai dia pulang, dan akhirnya lucy menunggu di luar di temani angin malam yang sangat dingin. Dia menggigil diluar. Dia tetap menunggu dan berharap kito cepat pulang dan dia bisa bertemu dengan orang yang sangat dia kagumi di negaranya. Walaupun dia sekarang lagi kedinginan , tapi dia tetap menunggu dengan setia, di raut mukanya , hanya ada senyum kecil yang membayang kan, dia bisa memeluk kito .
*8 jam kemudian*
Titt......
Kito akhirnya datang dan lucy langsung menghampiri kito yang baru keluar dari mobil.
“kito, kito, aku lucy . aku fans berat kamu, mau kah kamu menerima pemberian dari aku ini!!!”
Kito tidak merespon apapun dari lucy.malah kito bilang begini ke lucy, yang jauh-jauh dari Negara eropa untuk datang ke Negara asia timur
“kamu ini , tidak tau malu banget. bunga kotor begini, kado yang kena jibunan debu, masih aja mau kasih ke aku. Gak sopan banget. Cepat kamu pergi dari rumah ku sekarang. Cepat. Gw gak mau liat muka mu lagi!!!”
Lucy langsung mengalirkan air mata tanpa henti, dia tak menyangka , kalau orang yang dia kagumi itu, tidak sama persis yang ada di pikiran nya. Dia mengira kalau kito itu orang nya dingin,santai, ramah, baik, dan hormat kepada fans nya. Ternyata itu semua bohong,hanya dusta belaka dari kenyataan yang membuat lucy terbegoi. Begitu sakitnya hati dia.
Lucy langsung mengeluarkan pisau buah dari tasnya yang masih tersimpan rapi.
“kito, dengar baik-baik. setelah aku melihat kamu seperti ini dan sudah tau sifat mu seperti ini. Aku malah sedikit-demi sedikit ingin membunuh mu dan aku ingin bunuh diri, aku ingin bilang kekamu.
hidup ku ini hanya untuk kamu dan aku selalu mengagumi mu tanpa henti. Mulai pagi, siang, sore,malam,subuh, senja, bencana, maut, waktu sekolah dan tak bisa disebutin. Hanya untuk kamu. Aku menabung, aku belajar. Hanya untuk bisa bertemu dan memeluk mu, dengar itu, di saat aku tau sikap mu yang asli. Aku semakin terpuruk dan semakin ingin membunuh mu. Tapi apa? Apa balasan nya?.”
“itu urusan mu, gw gak perlu punya fans . fans membuat ku hancur dan gila.”
“kenapa?” lucy sambil mengayun kan pisau kearah kito
“karena dia membuat ku buta, dan karena dia . mama ku meninggal, saat dia lagi di rumah sakit. Aku tak sempat melihat dia terakhir kalinya. Ini karena fans yang menghalangi lngkah ku. Aku benci fans”
“jadi begitu, tapi ini hal yang tidak di sengaja”
“ cepat kau pergi dari sini, aku tak mau melihat fans-fans yang membuat ku hancur.gak usah pedulikan ku... Pergi!!!”
“oke,aku juga gak mau mempedulikan mu lagi, kito kau sudah bikin kecewa semuanya. Dari fans mu,keluargamu,tman-teman mu,dan orang yang mengasihimu.”
Perlahan lucy menusukan pisau buah tersebut ke perutnya kito yang sedang memuncak emosinya. Bercucuran banyak darah dari perutnya kito.
“haha. Akhirnya aku bisa melihat muka mamah ku yang sedang senyum pada ku”ucapan akhir kito di penghujung kematian nya
“kito maaf kan aku, mungkin ini terbaik untuk mu.ini akan membuat mu bahagia, semoga kamu tenang bersama ibu mu”
lucy memeluk kito yang tidak bernyawa lagi yang masih mengeluarkan cucuran banyak darah.lucy memeluk erat kito yang berbaring tanpa adanya lagi kehidupan.dan ini adalah peluk kehampaan dan penderitaan.
*Tak lama kemudian*
Setelah Lucy menusukan pisau keperut kito.dia juga akan menusukan pisau tersebut kedirinya sendiri.
Dia sangatlah bersalah sudah membunuh kito, karena emosinya sendiri dan kata hati yang tak bisa di kendalikan.
Butlernya kito mengemgam tangan nya lucy yang mengucap kan kata terakhir.
“aku akan bahagia bersama kito dan mamanya, aku mencintai mu kito”